18 Foto Kerusakan Bumi Akibat Manusia



Bukan rahasia lagi bahwa kita (manusia) telah mengeksploitasi planet kita dengan ketamakan dan kerakusan, dan kini kita mulai kehabisan sumber daya dengan kecepatan yang luarbiasa, tetapi banyak orang menolak untuk memperhatikan hal ini.


Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com , Foto-foto yang luar biasa dari kerusakan lingkungan dibawah ini, yang dikumpulkan menjadi sebuah buku oleh Global Population Speak Out, dengan judul: “Overdevelopment, Overpopulation, Overshoot.” menunjukkan realitas dari tragedi ekologi dan sosial yang terjadi di Bumi.


Berselancar di gelombang penuh sampah di Jawa (Indonesia)


Hutan Nasional Willamette, Oregon (USA). 99% deforestasi


Sungai Kuning di Mongolia begitu tercemar sehingga hampir mustahil untuk bernapas di dekatnya


Ladang minyak ken River, California (AS) – dieksploitasi sejak Tahun 1899


Kebakaran di anjungan minyak di Teluk Meksiko, April 2010



Selengkapnya Baca Disini


Lanskap penuh sampah di Bangladesh


Hutan Indonesia berubah menjadi perkebunan kelapa sawit


Bagian dari hutan Amazon di Brazil, dibakar untuk “Digunakan”


Excavator terbesar di dunia, Bagger 288, yang digunakan untuk penambangan batubara di Tagebau Hambach, Jerman.



Selengkapnya Baca Disini


Tempat Pembuangan Akhir di Accra (Ghana). Sampah elektronik biasanya berakhir di negara-negara Dunia Ketiga


Lanskap Mexico City, dengan 20 juta penduduk


Albatross terbunuh karena mengkonsumsi limbah plastik manusia dengan berlebihan di Kepulauan Midway (Pasifik Utara)


Lanskap yang tertutup oleh rumah kaca, Almeria (Spanyol)


Zona kaya Tar di Alberta, Kanada, hancur oleh pertambangan dan limbah beracun


Maladewa akan tenggelam dalam 50 tahun karena pemanasan global akibat tindakan manusia.



Selengkapnya Baca Disini


Tambang Mir, Rusia. Lubang raksasa ini adalah tambang berlian terbesar di dunia.



Selengkapnya tentang tambang-tambang manusia dapat dibaca disini


Lembaran es besar yang mencair di dekat pulau Svalbard, Norwegia



Selengkapnya Baca Disini


Kapal-Kapal Nelayan di Laut Aral yang Mengering



Selengkapnya Baca disini


This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.


Previous
Next Post »
Thanks for your comment