5 Aturan Saat Bercinta dengan Posisi 69


Saat bercinta, beberapa orang suka “memberi” dan beberapanya ingin “menerima” saja. Tetapi, dengan posisi 69, Anda dapat menjalani keduanya. Posisi ini dirancang untuk berdua yang saling memuaskan lewat cara oral. Ada beberapa aturan saat Anda akan melakukan seks oral yang biasa digunakan sebagai foreplay sebelum bercinta seperti yang dikutip dari metrotvnews.com berikut ini.

1. Mandi
Seperti layaknya berhubungan seks terutama seks oral, penting bagi Anda dan pasangan untuk mandi dan membersihkan diri sebelum bercinta. Jika Anda ingin bercinta dengan posisi 69, bersihkan bagian kelamin dan potong bulu kemaluan serta upayakan untuk tetap wangi dan segar.

2. Mulailah bertahap
Jika bercinta dengan posisi 69 adalah yang pertama bagi pasangan, lakukanlah secara bertahap dan perlahan. Jangan langsung melakukan oral. Lakukanlah perubahan posisi setelah foreplay yang bisa dimulai dari ciuman dan sentuhan.

3. Wanita di atas
Jika salah satunya harus berada di atas saat posisi 69, maka itu adalah si wanita. Karena, tubuh pria lebih berat daripada wanita sehingga itu lebih nyaman dilakukan. Hal ini juga menghindari Anda berlutut di bulu kemaluannya. Keuntungan lain wanita berada di atas adalah dia bisa mengontrol kecepatan, kedalaman dan sudut penetrasi.

Posisi 69 juga dapat dilakukan dengan posisi berbaring. Ini mungkin jadi pilihan posisi yang nyaman karena dapat menggunakan paha masing-masing sebagai bantal.

4. Jangan egois
Cobalah untuk tidak memikirkan kesenangan Anda saja tapi juga memikirkan kesenangan wanita Anda. Sebaiknya hentikan seks oral jika Anda sudah mulai lelah dan malas melakukannya, sementara pasangan masih “sibuk” membuat Anda nikmat.

5. Jauhi anus
Posisi ini memang membuat akses ke bagian vital wanita sangat mudah. Sebagian wanita suka jika Anda melakukan oral pada anusnya, tapi sebagian lainnya merasa jijik dan mengerikan sehingga menurunkan gairahnya. Jika dia sudah mengizinkan Anda melakukan anal, silakan lanjutnya, namun jika dia tidak mau jangan paksa kehendak Anda.

Republished by Blog Post Promoter

Let's block ads! (Why?)

Previous
Next Post »
Thanks for your comment