5 Insiden dalam Sejarah yang Buktikan Jika Karma Itu Ada


Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar istilah yang satu ini. Yaps, karma. Karma sendiri sering diartikan sebagai “hukum timbal balik”. Dengan kata lain, siapa orang yang berbuat sesuatu pasti akan ada timbal baliknya dan melakukannya sesuatu bukan tanpa konsekuensi.

Mengenai karma, ada yang percaya dan ada juga yang menolak dengan tegas mengatakan bahwa karma itu ‘Tidak Ada!’

Tetapi 5 insiden yang terjadi di masa lampau ini membuktikan bahwa karma itu benaran ada. Berikut diantaranya, dilansir dari Tribuntravel.com:

1. Insiden Tahun 1958


Pada tahun 1958, petani di China berusaha membasmi seluruh burung pipit untuk meningkatkan hasil panen. Tapi yang terjadi sebaliknya sungguh mencengangkan. Ratusan bahkan ribuan belalang muncul dan membuat panen gagal besar-besaran.

Dampaknya? Sungguh mengerikan. Sebanyak 20 juta orang meninggal saat itu karena kelaparan.

2. Karma yang diterima Militer Soviet


Pada masa peperangan, militer Soviet memiliki taktik khusus untuk membunuh musuhnya. Yaitu dengan cara melatih anjing untuk melakukan kamikaze ala bom bunuh diri di medan peran.

Namun nahas, anjing yang mereka kirimkan untuk musuh malah kembali ke parit mereka dan membunuh tentara mereka sendiri.

3. Insiden Tahun 2011


Meski karma selalu berujung pada kejadian buruk, tapi karma yang diterima pria bernama Dr Michael Shannon ini justru baik.

Sekitar 30 tahun yang lalu, Dr Michael pernah menyelamatkan nyawa bayi prematur.

Kemudian pada 2011, ia mengalami kecelakaan dan terjebak di dalam mobil yang terbakar. Namun akhirnya Dr Michael selamat, dan orang yang menyelamatkannya tak lain adalah anak yang pernah ia selamatkan, Chris Trokey.

4. Tragedi di Skotlandia, Tahun 1349


Pada tahun 1349, tentara Skotlandia mencoba melakukan invasi dengan mengambil keuntungan dari ‘Wabah Hitam’ yang melanda Inggri kala itu.

Tapi secara mengejutkan, tentara itu malah membawa wabah tersebut ke Skotlandia, dan mengakibatkan setengah penduduk asli tewas.

5. Insiden Pelaut Ron Poirier


Terakhir, karma yang dibuktikan oleh seorang pelaut bernama Ron Poirier.

Ron Poirier sendiri adalah seorang teknisi eltronik muda di Camp Lejeune. Semasa itu, ia pernah membuang ratusan galon cairan ke tanah. Tak disangka, perbuatannya itu menjadi boomerang bagi dirinya.

Pembuangan racun itu mengakibatkan pencemaran air selama beberapa dekade. Bahkan pencemaran air itu paling terburuk sepanjang sejarah di Amerika Serikat.

Dan yang merasakan dampaknya pun jelas saja dirinya sendiri. Veteran berusia 58 tahun itu menderita kanker kerongkongan.

Dia mengatakan kepada Associated Press, bahwa kanker yang dideritanya sebagai hukum atas apa yang ia lakukan.

Poirer akhirnya meninggal seminggu setelah wawancara dengan Associated Press.

Let's block ads! (Why?)

Previous
Next Post »
Thanks for your comment